K0RAN.COM (Jakarta)
-- Presiden Republik Indonesia, Jokowi, menolak usulan Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral (ESDM). Usulan Sudirman Said ini terkait dengan mencabut
subsidi solar dan Dana Ketahanan Energi (DKE) dalam APBNP 2016.
Menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik kementerian ESDM,
Sujatmiko mengungkapkan bahwa pengurangan subsidi terhadap solar dimaksudkan
guna menjamin ketersediaan DKE, yang dipakai untuk meningkatan pemanfaatan EBT
di Indonesia.
| Sudirman Said, Menteri ESDM (doc. istimewa) |
“Rencana mengurangi subsidi solar yang saat ini Rp1.000
perliter, kalua bisa di kurangi subsidi yang akan dialokasikan untuk anggaran
program lainnya agar tepat sasaran,” kata Sujatmiko beberapa hari yang lalu.
Selama ini total subsidi solar sekitar Rp16 triliun. Guna memuluskan
rencana ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan DPR dalam waktu dekat. Terkait
Dana Ketahanan Energi yang masih dipertimbangkan Pemerintah, Sujatmiko
menambahkan bahwa dana ini diperuntukkan pengembangan pemanfataan energy baru
dan terbarukan.
Hingga saat berita ini diterbitkan, Kementerian Keuangan
masih menunggu usulan detail dari kementrian ESDM terkait proposal usulan. Hal
ini katakan Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro usai Rapat Kabinet
Paripurna di Kantor Sekretaris Negara, Jakarta (7/4)
“Yang pasti subsidi tidak dihapus, sampai sekarang Kementerian
Keuangan masih menunggu proposal resmi dari Kementerian ESDM,” jelas Bambang.
Author k0ran.com