JAKARTA – Masyarakat desa
se-Gorontalo yang tergabung dalam Jaringan Organisasi Kebangkitan Desa Provinsi
Gorontalo mendesak Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan
Transmigrasi untuk transparan dan adil dalam seleksi rekruitmen pendamping
desa.
| Doc: Seleksi Pendamping Desa |
Mereka juga menyesalkan sikap eks
Pendamping Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri yang meminta
diangkat secara langsung dalam proses rekruitmen pendamping desa.
Jaringan Organisasi untuk
Kebangkitan Desa, juga menyurati Presiden Jokowi sebagai bentuk dukungan
terhadap komitmen pemerintahan dalam membangun desa.
"Komitmen pemerintah Jokowi
untuk membangun desa harusnya mendapat dukungan. Jangan sampai justru membuat
konflik dan antipati dengan menunjukkan ego sektoral eks PNPM yang ingin
mendominasi dan menganggap dirinya superior," kata Yuyun Antu, Selasa kemarin (5/4/2016).
Menurut Yuyun, eks PNPM sangat berlebihan. "Mereka memaksakan kehendak
agar dijadikan sebagai pendamping desa tanpa melalui seleksi sebagaimana
mekanisme yang telah ditentukan. Hal ini menimbulkan kegaduhan dan keresahan di
masyarakat, termasuk di Provinsi Gorontalo,"kata Yuyun.
No comments:
Post a Comment