Pasien penyakit Kalastropik, seperti gagal ginjal, stroke dan jantung banyak dibiayai dari dana pelayanan kesehatan ditahun 2015. Pembiayaan untuk jenis penyakit ini telah memakan dana pelayanan kesehatan sebesar Rp 13,39 triliun.
Menurut Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Nila Farid, sebesar 13,9 persen dari dana pelayanan kesehatan. Pengeluaran biaya yang dikeluarkan cukup besar. Menkes menyarankan agar masyarakat lebih menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit kalastropik.
"Penyakit kalastropik mendominasi pelayanan kesehatan, jagalah kesehatan dengan pola hidup sehat. Makanya jaga selalu kesehatan kita," ujar Menkes di Crowne Plaza Hotel, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (30 Mei 2016).
Menjadi tantangan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola langsung oleh Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terkait sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Unknown
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment