| Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Polisi Ari Dono dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek, saat rekonstruksi di Jaktim |
Rekonstruksi itu dihadiri oleh Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komjen Polisi Ari Dono dan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek.
"Jadi dari hasilnya, ada 294 yang imunisasi dari 2016, yang vaksin juga. Nah, kami dapati 48 anak yang sudah diimunisasi dengan vaksin palsu di 2016," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Polisi Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 1 Juli 2016.
Menurut Agung, dari hasil rekonstruksi di klinik bidan Manogu Elly, ditemukan beberapa alat bukti vaksin bayi palsu di lokasi tersebut.
"Ada vaksin bekas atau botol kosong," ujarnya.
Dengan demikian, kata Agung, bayi yang sudah menerima vaksin palsu akan diberikan vaksinasi ulang oleh instansi terkait, sehingga ketahanan tubuh pada masa balita tetap terjaga.
"Jadi dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan akan memeriksa anak itu dan dilakukan imunisasi ulang," ujarnya seperti dilansir viva news.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan sebanyak 18 tersangka terkait kasus vaksin palsu di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan juga Semarang, Jawa Tengah. K0ran.com
No comments:
Post a Comment